• Home
  • PERTEMUAN I
    • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    • HUKUM LAVOISER
    • HUKUM PROUST
    • SOAL LATIHAN ONLINE
    • LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
  • PERTEMUAN II
    • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    • HUKUM DALTON
    • SOAL LATIHAN ONLINE
    • LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
  • PERTEMUAN III
    • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    • HUKUM GAY-LUSSAC
    • HUKUM AVOGADRO
    • SOAL LATIHAN ONLINE
    • LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
  • DAFTAR PUSTAKA
Diberdayakan oleh Blogger.
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

PINTAR KIMIA

Blog Pendidikan Kimia

1.     Pengertian Hukum Avogadro
         Pada 1811, seorang fisikawan Italia, Amadeo Avogadro, berpendapat bahwa unsur  - unsur itu tidak harus merupakan atom - atom bebas, tetapi dapat berupa gabungan dari atom - atom yang membentuk molekul. Atas dasar ini, Avogadro mengembangkan hipotesis yang diajukan Dalton - Gay-Lussac :
        "Pada suhu dan tetap tekanan sama, semua gas dan volume volumenya sama mengandung jumlah partikel yang sama " (Sutresna, dkk, 2016). 

 Gambar Amadeo Avogadro
(Sumber : https://www.thoughtco.com/amedeo-avogadro-biography-606872)
        Penjelasan yang lebih lengkap mengenai Hukum Avogadro bisa kita simak bersama - sama dalam video berikut :

 (Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=DXVoqUXs4hc)
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
1.     Pengertian Hukum Perbandingan Volume (Hukum Gay-Lussac)
       Tertarik dengan hasil percobaan Henry Candavish (1731-1810), seorang kimiawan Prancis, Gay-Lussac melakukan percobaan dengan sangat teliti dan membenarkan hasil percobaan Candavish. Gay-Lussac mengembangkan penelitian Candavish dengan malakukan reaksi pembentukan air pada suhu diatas 100 derajat celcius. Gay-Lussac mereaksikan 2 volume gas Hidrogen dan 1 volume gas Oksigen ternyata menghasilkan 2 volume uap air.


Gambar Joseph Louis Gay-Lussac
(Sumber : https://www.sciencehistory.org/historical-profile/joseph-louis-gay-lussac)
        Penelitian tersebut dikembangkan dengan mereaksikan 1 volume gas Hidrogen dan 1 volume gas Klorin menghasilkan 2 Volume gas Hidrogen Klorida. Ia juga mereaksikan 3 volume gas Hidrogen dan 1 volume gas Nitrogen menghasilkan 2 volume gas Amonia. Berdasarkan ketiga percobaan tersebut Gay-Lussac memperoleh data sebagaai berikut :
  • Perbandingan volume gas H2 : O2 : H2O  = 2 : 1 : 2
  • Perbandingan volume gas H2 : Cl2 : HCl = 1 : 1 : 2
  • Perbandingan volume gas H2 : N2 : NH3   = 3 : 1 : 2
          Berdasarkan data tersebut, ternyata perbandingan volume gas - fas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan perbandingan dengan bilangan bulat dan sederhana. Berdasarkan fakta ini, Gay-Lusaac mengemukakan Hukum Perbandingan Volume atau Hukum Gay-Lussac yang bunyinya sebagai berikut :
          "Volume gas - gas yang bereaksi dan volume gas hasil reaksi jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama, berbanding lurus sebagai bilangan - bilangan bulat dan sederhana" (Sutresna, dkk, 2016). Untuk lebih memahami penjelasan mengenai Hukum Perbandingan Volume atau Hukum Gay-Lussac, marilah kita perhatikan video berikut :


(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=NATVmLQqO40)
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
1.     Pengertian Hukum Perbandingan Berganda (Hukum Dalton) 
      Menurut Hukum Proust, perbandingan hidrogen dan oksigen dalam pembentukan air (H2O) adalah 1 : 8. Selain air, unsur hidrogen dan oksigen juga dapat membentuk senyawa lain, yaitu hidrogen peroksida (H2O2). Namun, dalam senyawa hidrogen peroksida, perbandingan massa hidrogen dengan oksigennya bukan 1 : 8 melainkan 1 :16.
         Nilai Perbandingan antara massa hidrogen dalam air dalam hidrogen peroksida sama, yaitu 1. Perbedaannya pada perbandingan massa oksigennya. Massa oksigennya dalam air (massa OI) sebesar 8 dan massa oksigen pada hidrogen peroksida (massa OII) sebesar 16 sehingga perbandingan OI : OII  = 8 : 16 = 1 : 2. Jadi massa H tetap, massa O berbeda.
         Fakta kali ini pertama kali ditemukan oleh dalton sehingga dikenal sebagai Hukum Dalton atau Hukum Perbandingan Berganda.   

 Gambar John Dalton 
(Sumber : https://www.merdeka.com/teknologi/john-dalton-ilmuwan-buta-warna-yang-sukses-di-bidang-kimia.html)

Bunyi dari Hukum Dalton atau Hukum Perbandingan Berganda yaitu :
       "Bila dua unsur membentuk lebih dari satu senyawa dan jika massa salah satu unsur selalu tetap (sama), maka perbandingan massa unsur yang lain dalam senyawa tersebut merupakan bilangan bulat dan sederhana" (Sutresna, dkk, 2016).
         Untuk lebih memahami penjelasan mengenai Hukum Dalton atau Hukum Perbandingan Berganda, mari sama - sama kita simak video berikut :
(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=y4tBycQi5sw) 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
1.     Pengertian Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) 
        Jika anda  Menguraikan senyawa air dengan cara elektrolisis, anda akan memperoleh gas Hidrogen dan Oksigen. Anda akan mendapati bahwa Hidrogen dan Oksigen tersebut memiliki perbandingan volume yang selalu tetap, yaitu 2 : 1. Kemudian , jika masssa gas - gas tersebut ditimbang secara teliti, anda akan memperoleh perbandingan massa yang selalu tetap pula, yaitu 1 :8.
         Hal ini berlaku untuk elekrolisis senyawa air dari manapun sumber airnya, seperti air sungai, air sumur, air hujan, maupun air es. Gejala perbandingan tetap yang terdapat pada penguraian air tersebut juga terjadi pada penguraian senyawa lain, misalnya gas Amonia (NH3).
        Pada sekitar tahun 1799, Josept Louis Proust menemukan sifat penting pada senyawa sebagai berikut  : 
"Perbandingan massa unsur - unsur dalam setiap senyawa selalu tetap"
 
  Gambar Josept Louis Proust
(Sumber : https://www.sutori.com/item/joseph-louis-proust-was-a-french-chemist-he-was-best-know
n-for-his-discovery)
 
       Perbandingan massa unsur - unsur dalam satu senyawa adalah tertentu dan tetap. Perbandingan tersebut dikenal dengan Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) (Sutresna, dkk 2016). Untuk lebih memahami penjelasan tentang  Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust), mari kita tonton video berikut :

(Sumber :  https://www.youtube.com/watch?v=hOgfZvO_nrE)


       Berikut disajikan video percobaan yang menjelaskan mengenai Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) untuk lebih memahami penjelasan tentang Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) :
  (Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=h89JJGgCmdA)
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
1.     Pengertian Hukum Kekekalan Massa
        Pada tahun 1785, Antonie Laurent Lavoiser menemukan fakta bahwa pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa zat. Lavoiser menunjukkan bahwa massa total produk sama dengan massa total pereaktan.
 
Gambar Antonie Laurent Lavoiser
(Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Antoine_Lavoisier)

        Perhatikan data percobaan reaksi antara gas hidrogen dan gas oksigen yang menghasilkan senyawa dihidrogen oksida (air) berikut :
 (Sumber : https://www.siswapedia.com/hukum-kekekalan-massa-oleh-antonie-l-lavoisier/)

         Dari data reaksi tersebut terlihat bahwa massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi. Fakta inilah yang dapat menjelaskan secara memuaskan mengenai teori pembakaran yang digunakan hingga saat ini dan dikenal sebagai Hukum Kekekalan Masaa (Hukum Lavoiser) yang berbunyi "Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama" (Sutresna, dkk, 2016).
        Untuk lebih memahami mengenai penjelasan tentang hukum kekekalan massa (hukum Lavoiser) simaklah dengan seksama video berikut:
(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=fC_lrOUwKsM&t=6s) 

        Untuk lebih memahami bagaimana hukum kekekalan massa (hukum Lavoiser) terjadi berikut ditampilkan video percobaan tentang hukum kekekalan massa (hukum Lavoiser) :
(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=AQnxg6ZJUVg)
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

Blog Archive

  • ▼  2019 (15)
    • ▼  Juni 2019 (1)
      • DAFTAR PUSTAKA
    • ►  April 2019 (14)

Catagories

  • Daftar Pustaka
  • Lembar kerja Peserta Didik
  • Materi Pembelajaran
  • Pertemuan 1
  • Pertemuan 2
  • Pertemuan 3
  • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
  • Soal Latihan Online

Postingan Populer

  • HUKUM AVOGADRO
    1.     Pengertian Hukum Avogadro          Pada 1811, seorang fisikawan Italia, Amadeo Avogadro, berpendapat bahwa unsur  - unsur itu ti...
  • HUKUM PERBANDINGAN VOLUME (HUKUM GAY-LUSSAC)
    1.     Pengertian Hukum Perbandingan Volume (Hukum Gay-Lussac)        Tertarik dengan hasil percobaan Henry Candavish (1731-1810), seor...
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    1.    Kompetensi Inti :        KI 3  :      Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,            ...
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    1.    Kompetensi Inti :        KI 3  :     Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,              ...
  • SOAL LATIHAN ONLINE PERTEMUAN 3
    PETUNJUK UMUM : 1. Isilah terlebih dahulu identitas diri (nama, asal sekolah, dan kelas) dikolom yang tersedia. 2. Bacalah soal d...
  • HUKUM KEKEKALAN MASSA (HUKUM LAVOISER)
    1.     Pengertian Hukum Kekekalan Massa         Pada tahun 1785, Antonie Laurent Lavoiser menemukan fakta bahwa pada reaksi kimia tidak t...
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
    1.    Kompetensi Inti :        KI 3  :      Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,                ...
  • SOAL LATIHAN ONLINE PERTEMUAN 1
    PETUNJUK UMUM : 1. Isilah terlebih dahulu identitas diri (nama, asal sekolah, dan kelas) dikolom yang tersedia. 2. Bacalah soal den...
  • SOAL LATIHAN ONLINE PERTEMUAN 2
    PETUNJUK UMUM : 1. Isilah terlebih dahulu identitas diri (nama, asal sekolah, dan kelas) dikolom yang tersedia. 2. Bacalah soal den...
  • HUKUM PERBANDINGAN TETAP (HUKUM PROUST)
    1.     Pengertian Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)           Jika anda  Menguraikan senyawa air dengan cara elektrolisis, anda akan...

About me

Mahasiswa Jurusan Kimia

Universitas Negeri Medan

Angkatan 2015

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates